0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan18 halaman

Materi 03

Array adalah variabel yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis, dengan elemen dan indeks yang mengakses nilai pada array. Array dapat berupa variabel, konstanta, dua dimensi untuk mewakili tabel atau matriks, dan digunakan untuk menyimpan dan memproses data secara efisien.

Diunggah oleh

Mahmuddin Yunus
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan18 halaman

Materi 03

Array adalah variabel yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis, dengan elemen dan indeks yang mengakses nilai pada array. Array dapat berupa variabel, konstanta, dua dimensi untuk mewakili tabel atau matriks, dan digunakan untuk menyimpan dan memproses data secara efisien.

Diunggah oleh

Mahmuddin Yunus
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
Anda di halaman 1/ 18

ARRAY

Array adalah variabel yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis.

Terdapat dua bagian penting yaitu


• elemen array yang merupakan nilai
• indeks array yang merupakan nilai urut untuk mengakses nilai pada array.

Bentuk Umum:
NamaArray : array[IndeksAwal..IndeksAkhir] of tipe_data;

Contoh:
Jika akan mendeklarasikan viriabel A sebagai Array dengan 10 elemen bertipe integer

Var A: array [1..10] of Integer;


program Project1;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
SysUtils;

Const
Tetap : Array[1..4] of Integer=(7,10,21,20);

Var
i : Integer;

Begin
For i:= 1 to 4 Do
Writeln('Nilai Konstan array ke ',i:2,' =',Tetap[i]);

Readln;

end.
program Project2;
{$APPTYPE CONSOLE}

uses
SysUtils;

Const
Huruf : Array[0..5] of Char=('A','B','C','D','E','F');

Var
i : Integer;

Begin
For i:= 0 to 5 Do
Writeln('Nilai konstan array ke',i:2,' = ',Huruf[i]);

Readln;
end.
program Project3;
{$APPTYPE CONSOLE}

uses
SysUtils;

Var
Jum : Array[(jan,feb,mar,apr,mei)] of Integer;
Begin

Jum[jan]:=25;
Jum[feb]:=45;
Jum[mar]:=21;
Jum[apr]:=23;
Jum[mei]:=50;

Writeln('Jumlah nilai bulan maret =',Jum[mar]);


Readln;
end.
program Project2;
{$APPTYPE CONSOLE}

uses
SysUtils;

VAR A, N, Jml_Nilai : Integer;


Nilai : ARRAY[1..10] Of Integer;
Nil_Rata : Real;
Begin
Write('Masukan Banyak Data : '); Readln(N);
FOR A := 1 TO N DO
Begin
Write('Nilai Ke- ',A,' = '); Readln(Nilai[A]);
End;
writeln; Nil_Rata := Jml_Nilai / N;
WriteLn('---------------------');
WriteLn('Jumlah Total : ', Jml_Nilai);
Nil_Rata := 0; WriteLn('Nilai Rata-Rata : ', Nil_Rata:5:2);
Jml_Nilai := 0;
FOR A := 1 TO N DO Readln;
Begin end.
Jml_Nilai := Jml_Nilai + Nilai[A];
Writeln('Nilai Ke- ',A,' = ',Nilai[A]);
End;
Uses Crt;
VAR A, N, Jml_Nilai : Integer;
Nilai : ARRAY[1..10] Of Integer;
Nil_Rata : Real;
BEGIN
ClrScr;
Write('Masukan Banyak Data : '); ReadLn(N);
FOR A := 1 TO N DO
Begin
Write('Nilai Ke- ',A,' = '); ReadLn(Nilai[A]);
End;
 
Nil_Rata := 0;
Jml_Nilai := 0;
FOR A := 1 TO N DO
Begin
Jml_Nilai := Jml_Nilai + Nilai[A];
Write('Nilai Ke- ',A,' = ',Nilai[A]);
End;
Nil_Rata := Jml_Nilai / N;
WriteLn('---------------------');
WriteLn('Jumlah Nilai    : ',Jml_Nilai);
WriteLn('Nilai Rata-Rata : ',Nil_Rata:5:2);
ReadLn;
END.
Indeks dari larik dapat berupa tipe skalar.

Contoh. :

Uses Crt;
Var
Jum : Array[(jan,feb,mar,apr,mei)] of Integer;

Begin
Clrscr;
Jum[jan]:=25;
Jum[feb]:=45;
Jum[mar]:=21;
Jum[apr]:=23;
Jum[mei]:=50;
Writeln('Jumlah nilai bulan maret =',Jum[mar]);
Readln;
End.
Array tidak hanya dapat berupa suatu varibel yang dideklarasikan di bagian deklarasi
variabel, tetapi dapat juga berupa konstanta (const).

Contoh:

Uses Crt;
Const
Tetap : Array[1..4] of Integer=(7,10,21,20);
Var
i : Integer;

Begin
clrscr;
For i:= 1 to 4 Do
Writeln('Nilai Konstan array ke ',i:2,' =',Tetap[i]);

Readln;
End.
konstanta array dapat juga berupa ketetapan dalam bentuk karakter seperti berikut.
Contoh Program :

Uses Crt;
Const
Huruf : Array[0..5] of Char=('A','B','C','D','E','F');
Var
i : Integer;
Begin
Clrscr;
For i:= 0 to 5 Do
Writeln('Nilai konstan array ke',i:2,' = ',Huruf[i]);
Readln;
End.
Konstanta array dapat juga berupa string seperti berikut ini.

Contoh :

Uses Crt;
Type
A = Array [1..5] of String;
Const
Nama : A = ('sate','gule','soto','tahu','tempe');
Var
i : Integer;
Begin
clrscr;

For i:= 1 to 5 Do
Writeln('Nilai Array ke-',i:2,'= ',Nama[i]);

readln;
end.
Dalam pascal, string merupakan array dari elemen- elemen karakter seperti berikut :

Contoh :

Uses Crt;
Var
Nama : string;
i : Integer;
Begin
clrscr;

Nama:=‘Program Pascal';
For i:= 1 to Length(nama) Do
Writeln('Elemen ',i,' dari ',Nama,'= ',Nama[i]);

Readln;
End.
contoh program bilangan prima dengan menggunakan bantuan array.

Uses Crt;
Var
Prima : Array[1..100] of Integer;
i,j : Integer;
bil : Integer;

Begin
ClrScr;
For i := 2 to 100 Do
Begin
Prima[i]:=i;
For j:= 2 to i-1 Do
Begin
bil := (i mod j); {i dibagi j dicek apakah 0}
If bil = 0 then Prima[i]:=0;
{jika habis dibagi,berarti bkn prima}
End;
If Prima[i]<> 0 Then Write(Prima[i],' ');
{cetak array yg prima}
End;
Readln;
End.
Array 2 dimensi mewakili suatu bentuk tabel atau matrik, yaitu indeks pertama
menunjukkan baris dan indeks ke dua menunjukkan kolom dari tabel atau matrik.
program Project1;
{$APPTYPE CONSOLE}
Uses
SysUtils;
Var Tabel : Array[1..3,1..2] of Integer;
i,j : Integer;
Begin
Tabel[1,1]:=1;
Tabel[1,2]:=2;
Tabel[2,1]:=3;
Tabel[2,2]:=4;
Tabel[3,1]:=5;
Tabel[3,2]:=6;

For I := 1 to 3 Do
Begin
For J:= 1 to 2 Do
Begin
Writeln('Elemen ',i,',',j,'= ',tabel[i,j]);
End;
End;
Readln;
Contoh Program Penjumlahan Matrik dengan menggunakan Array 2 dimensi:
program Project1;
{$APPTYPE CONSOLE}
Uses
SysUtils;
Var Matrik1,Matrik2, Hasil : Array[1..3,1..2] of Integer;
i,j : Integer;
Begin
Writeln(' Elemen matrik satu');
For i := 1 to 3 Do
Begin
For j := 1 to 2 Do
Begin
Write('Elemen baris -',i,' Kolom -',j,'= ');
Readln(matrik1[i,j]);
End;
End;
Writeln('input elemen matrik dua');
For i:= 1 to 3 Do
Begin
For j:= 1 to 2 Do
Begin
Write('Elemen baris -',i,' kolom -',j,'= ');
Readln(matrik2[i,j]);
End;
End;
{proses penjumlahan matrik}
For i := 1 to 3 Do
Begin
For j:= 1 to 2 Do
Begin
Hasil[i,j]:=Matrik1[i,j]+Matrik2[i,j];
End;
End;

{proses cetak hasil}


For i:= 1 to 3 Do
Begin
For j:= 1 to 2 Do
Begin
Write(Hasil[i,j]:6);
End;
Writeln;
End;
Readln;
End.
Jika matriks Am x n dan matriks Bp x q dikalikan, maka :
•Banyaknya kolom matriks A harus sama dengan banyaknya kolom matriks B,
sehingga n = p
•Matriks hasil perkalian antara A dan B adalah matriks dengan ordo m x q
•Perkalian dilakukan dengan menjumlahkan hasil kali setiap elemen baris matriks A
dengan setiap elemen kolom matriks B yang sesuai
Perkalian dua buah matriks Am x n dan matriks Bp x q
program Project1;
{$APPTYPE CONSOLE}
Uses
SysUtils; Var a,b,c : array [1..50,1..50] of integer;
i,j,k,m,n,q : integer;
begin
writeln('Ukuran matrix A');
write('Baris : '); readln(m);
write('Kolom : '); readln(n);
writeln; writeln;

writeln('Ukuran matrix B');


writeln('Baris : ',n);
write('Kolom : '); readln(q);

for i:=1 to m do
for j:=1 to n do
begin
write('Elemen A[',i,',',j,'] : ');
readln(a[i,j]);
end;
writeln;
for i:=1 to n do
for j:=1 to q do
begin
write('Elemen B[',i,',',j,'] : ');
readln(b[i,j]);
end;

for i:=1 to m do
for j:=1 to q do
for k:=1 to n do
c[i,j] := c[i,j] + a[i,k]*b[k,j];
writeln; writeln;

writeln('Hasil perkalian Matrix A dan Matrix B adalah : ');


Writeln;
for i:=1 to m do
begin
for j:=1 to q do
write(c[i,j],' ');
writeln;
end;
writeln;
readln;
end.

Anda mungkin juga menyukai