0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan

SQL Server Management Studio

Management Studio

Diunggah oleh

yuli anto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan

SQL Server Management Studio

Management Studio

Diunggah oleh

yuli anto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
Anda di halaman 1/ 7

SQL Server Management Studio?

SQL Server Management Studio sendiri bukanlah sebuah database, melainkan aplikasi
atau client tool yang digunakan untuk mengakses dan mengatur sebuah database
engine (SQL Server database).

Alat ini tersedia dalam bentuk tampilan pengguna (Graphical User Interface atau GUI) yang
memudahkan pengaturan database tanpa menggunakan command line.

Dengan menggunakan SSMS, programmer dapat melakukan berbagai kegiatan yang


berkaitan dengan SQL Server seperti berikut:

 Membuat sebuah query dan mengeksekusi query tersebut.


 Membuat satu atau lebih database, table, views atau objek lainnya dan kita juga
dapat memodifikasi objek tersebut.

 Mengatur keamanan dan permission tiap user terhadap sebuah database atau objek
lainnya.

 Memantau aktivitas dan performa database engine dan dapat


melakukan troubleshooting.

 Melakukan konfigurasi dan mengelola sebuah instance, setting dan fitur di dalam
SQL Server.

Apakah SSMS Bisa untuk Semua OS?


Di balik kecanggihan SSMS, perlu diketahui bahwa SSMS hanya dapat diinstal
dengan operating system buatan Microsoft yaitu Windows operation system. Berikut
adalah list Windows yang kompatibel sesuai dengan versi SSMS:

SQL Server Management Studio 19.x dan versi selanjutnya :

 Windows 10 (64-bit) version 1607 dan versi selanjutnya


 Windows Server 2016

SQL Server Management Studio 18.x :

 Windows 10 (64-bit) version 1607 dan versi selanjutnya


 Windows Server 2012 R2

 Windows Server 2016

SQL Server Management Studio 17.x :

 Windows 10 (64-bit)
 Windows 8.1
 Windows 7 SP1

 Windows Server 2012 R2

 Windows Server 2016

SQL Server Management Studio 16.x :

 Windows 10 (64-bit)
 Windows 8.1

 Windows 7 SP1

 Windows Server 2012 R2

 Windows Server 2016

SQL Server Management Studio 2014 :

 Windows 8.1
 Windows 8

 Windows 7 SP1

 Windows Server 2008 R2 SP1

 Windows Server 2012

 Windows Server 2012 R2

SQL Server Management Studio 2012 :

 Windows 8
 Windows 7 SP1

 Windows Server 2008 R2 SP1

 Windows Server 2012

SQL Server Management Studio 2008 R2 :

 Windows 7
 Windows Server 2008

 Windows Server 2008 R2

SQL Server Management Studio 2008 :

 Windows Vista SP1 atau versi selanjutnya


 Windows XP SP2 atau versi selanjutnya
 Windows Server 2003 SP2 atau versi selanjutnya

 Windows Server 2008

Cara Install SQL Server Management Studio


Sebelum melakukan instalasi SSMS, ada beberapa persyaratan sistem yang harus
dipenuhi agar SSMS dapat bekerja secara optimal, antara lain:

 Operating System: Windows 10 (64-bit) version 1607 atau versi selanjutnya,


Windows Server 2016 atau versi selanjutnya
 Processor: 1.8 GHz atau prosesor yang lebih cepat, x64 architecture

 Memory: minimum 2 GB RAM atau lebih

 Hard Disk Space: 2 GB atau lebih ruang yang tersedia pada hard disk

 Display: 1024x768 resolution atau lebih tinggi

Setelah memastikan persyaratan sistem terpenuhi, maka kita bisa mengunduh


aplikasi SSMS dari website resmi Microsoft pada link berikut
ini: https://learn.microsoft.com/id-id/sql/ssms/download-sql-server-management-studio-
ssms?view=sql-server-ver16. Pada website tersebut, kita dapat mengklik tombol “Free
Download for SQL Server Management Studio (SSMS) 19.x“ seperti pada gambar
berikut untuk mengunduh SSMS:

Setelah file diunduh, kita bisa mengklik file .exe tersebut dan halaman instalasi akan
terbuka. Klik button “Change” jika kita ingin mengubah lokasi folder instalasi SSMS. Klik
tombol “Install” untuk menginstal SSMS.

Kita dapat mengklik tombol Next sampai tahap akhir untuk melanjutkan instalasi. Ketika
instalasi telah selesai, maka akan ditampilkan halaman seperti pada gambar dibawah ini,
lalu kita bisa mengklik tombol “Close” untuk menutup halaman instalasi.

Ini menunjukkan bahwa SSMS telah berhasil diinstal pada laptop atau PC kita. Selanjutnya,
kita akan belajar bagaimana cara menggunakan SSMS ini untuk
memodifikasi database yang ada pada SQL Server.

Cara Koneksi SSMS ke Database Engine SQL Server


Untuk mengakses aplikasi SSMS yang telah kita install, pada search bar kita bisa
mencarinya dengan cara menuliskan SQL Server Management Studio ataupun SSMS,
lalu kita bisa mengklik aplikasi tersebut. Perhatikan pada gambar berikut ini:

Ketika diklik, maka akan muncul halaman baru seperti gambar di bawah ini. Klik
tombol “Connect” dan SSMS akan terhubung dengan database engine SQL Server yang
ada di laptop ataupun PC kita.

Setelah koneksi dengan database engine berhasil, maka akan muncul tampilan seperti
berikut ini. Tampilan berikut ini merupakan landing page dari SSMS sendiri ketika dibuka.

Mau belajar

Data Analytics

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di
bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub
dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

FULL PROGRAM

Fitur-fitur dan Komponen SQL Server Management


Studio
Gambar berikut merupakan halaman query editor ketika kita akan membuat ataupun
menjalankan sebuah query. Ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan yang dapat
kita gunakan ketika menggunakan SSMS, antara lai:

 Query Editor: Bagian ini digunakan untuk menuliskan sebuah query yang akan
memproses objek pada SQL Server. Query yang dituliskan dapat berupa CREATE
TABLE, SELECT, dan lainnya.
 Object Explorer: Bagian ini digunakan untuk menampilkan semua
objek database yang tersedia di SQL Server.
 Databases Selection Dropdown: Dropdown section ini digunakan untuk memilih
opsi database mana yang ingin kita query. (Opsi default SSMS adalah Master).

 Save Selected Query Editor: Tombol ini digunakan untuk menyimpan file query
editor yang kita pilih. Output yang dihasilkan merupakan
sebuah file dengan extension .sql.

 New Query: Tombol ini digunakan untuk membuat query editor baru
sesuai database yang kita pilih.

 Execute Query: Tombol ini digunakan untuk mengeksekusi atau menjalankan


perintah query di dalam query editor.

 Stop Execute Query: Tombol ini digunakan menggagalkan eksekusi query yang
sedang berjalan.

 Parse: Tombol ini digunakan untuk validasi query di dalam query editor.

 Changing Query Result: Grup tombol ini digunakan untuk memilih destinasi hasil
eksekusi query.

 Comment or Uncomment SQL Line, digunakan untuk memberikan atau


menghapus comment pada query yang ditulis di dalam query editor.

Cara Menggunakan SQL Server Management Studio


Pada bagian ini, kita akan mencoba menjalankan beberapa query dalam SSMS.

Contoh yang pertama adalah cara pembuatan sebuah database lalu memasukkan data
dari file .csv menjadi tabel baru dengan mengeksekusi query pada query editor. Kita bisa
menggunakan query seperti pada gambar berikut ini. Sebagai contoh, kita akan
membuat database sederhana untuk menampilkan penjualan bunga:

Kita juga bisa membuat sebuah database baru dengan menggunakan


interaksi GUI pada Object Explorer, dengan klik kanan pada file Databases di Object
Explorer seperti pada gambar berikut ini:

Setelah kita mengeklik tombol tersebut, kita akan diarahkan ke halaman baru untuk
memasukkan informasi kolom pada database tersebut. Setelah selesai memasukkan
kolom, maka kita bisa klik “Ok” untuk membentuk database tersebut.

Untuk memasukkan data yang berasal dari file .csv, maka kita bisa mengeklik kanan
pada database yang kita baru buat, lalu kita pilih Tasks. Selanjutnya, pilih Import Flat File.
Perhatikan pada gambar berikut ini:
Selanjutnya akan muncul halaman baru seperti pada gambar berikut ini. Klik
tombol Next untuk melanjutkan.

Kita akan memilih lokasi file tempat file .csv kita berada. Klik “Browse” untuk memilih
lokasi tersebut. Kita bisa menuliskan nama tabel yang akan kita masukan nantinya
ke database, lalu pastikan table schema bertuliskan ‘dbo’. Setelah semua dipastikan benar,
klik Next untuk ke langkah selanjutnya. Perhatikan gambar berikut ini:

Pada halaman selanjutnya, kita akan diperlihatkan sebuah Preview Data dari
isi file .csv tersebut. Klik Next untuk lanjut ke langkah selanjutnya.

Pada halaman selanjutnya, kita akan ditampilkan halaman Modify Columns. Pada
halaman ini, kita dapat mengatur constraint pada tabel yang baru kita buat. Setelah selesai,
klik tombol Next. SSMS setelah ini akan memasukkan data ke dalam tabel, setelah
proses import selesai, maka akan ditampilkan tulisan “Success”.

Klik Close untuk menutup halaman Import Flat File ini. Setelah itu, kita dapat melihat
pada Object Explorer bahwa tabel dbo.Reviews2 yang kita buat tadi sudah terbentuk.
Perhatikan gambar berikut ini:

Kita akan coba menggunakan query SELECT untuk melihat isi dari tabel yang kita buat,
dan untuk mengecek apakah data tersebut sama dengan apa yang kita lihat pada Preview
Data sebelumnya.

Untuk itu, kita perlu memilih database mana yang akan kita lakukan perintah query.
Perhatikan gambar berikut ini untuk memilih database FLOWER_SALES yang kita buat
sebelumnya:

Kita akan mencoba menuliskan query SELECT untuk mengambil isi dari tabel yang kita
buat. Untuk itu, kita akan menuliskan SELECT * FROM dbo.Reviews2. Pada gambar
berikut ini, dapat kita perhatikan bahwa sebelum kita menyelesaikan menulis query, maka
secara otomatis SSMS sudah dapat mendeteksi tabel yang ingin kita ketikkan.
Untuk mengeksekusi query tersebut, kita bisa klik tombol Execute Query yang ada di atas
atau menekan tombol shortcut F5 pada keyboard.

Penutup
SQL Server Management Studio atau SSMS adalah sebuah aplikasi untuk mengatur dan
mengelola sebuah database engine (SQL Server) yang memiliki banyak sekali fitur terkait
pengelolaan database.

Selain SSMS, ada banyak aplikasi lainnya yang digunakan untuk mengatur dan mengelola
sebuah database, antara lain SQL Developer yang merupakan buatan perusahaan Oracle
Enterprise yang dibahas pada artikel SQL Developer. Selain itu, ada juga PGAdmin yang
digunakan untuk mengatur database engine Postgres, dan masih banyak lainnya
https://revou.co/panduan-teknis/sql-server-management-studio?#cara-koneksi-ssms-ke-database-
engine-sql-server

Anda mungkin juga menyukai