CP, Atp Klas 12
CP, Atp Klas 12
dapat
dipahami
dalam
sebagian besar
konteks.
Elemen Pada akhir 1. Merespon 1. Berbagai 1.1. Menjelaskan
Membaca – Fase F, peserta macam teks berbagai macam
Memirsa didik dalam Bahasa teks Bahasa
membaca dan inggris inggris seperti
merespon narasi, deskripsi,
berbagai prosedur,
macam teks ekposisi, recount
seperti narasi, dan report
deskripsi, 1.2. Membuat
eksposisi, berbagai macam
prosedur, 2. Mengevaluasi 2. Inti dari teks narasi ,
argumentasi, berbagai deskriptif
dan diskusi macam jenis 1.3. Merespon
secara teks berbagai macam
mandiri. teks narasi ,
Mereka deskripsi, recount
membaca dan report
untuk 2.
mempelajari 2.1. memahami
sesuatu dan detil, spesifik
membaca dan inti dari
untuk berbagai macam
kesenangan. jenis teks. Teks
Mereka ini dapat
mencari, berbentuk cetak
membuat atau digital,
sintesis dan termasuk di
mengevaluasi 3. Menunjukan 3. Ide pokok antaranya teks
detil spesifik dan visual,
dan inti dari pengembanga multimodal
berbagai n plot di 2.2. membuat dan
macam berbagai mempresentasika
jenis teks. macam teks n jenis teks
Teks ini dapat secara visual
berbentuk
cetak atau 3.1.Memahami ide
digital, pokok, isu-isu
termasuk di 4. Mengidentifi atau
antaranya teks kasi 4. Tujuan pengembangan
visual, tulisan dan plot dalam
multimodal informasi berbagai macam
atau interaktif. tersirat teks
Mereka 3.2 menganalisa ide
menunjukkan pokok dan
pemahaman mengembangkan
terhadap ide plot di berbagai
pokok, isu-isu macam teks
atau 3.1. Mengidentifi
pengembanga kasi tujuan
n plot dalam penulisan dan
berbagai informasi tersirat
macam teks. 3.2. Mengelompo
Mereka kan tulisan dan
mengidentifik informasi tersirat
asi tujuan
penulis dan
melakukan
inferensi untuk
memahami
informasi
tersirat dalam
teks.
Elemen Menulis Pada akhir 1.1. Menjelaskan
– Fase F, peserta 1. Menulis 1. Jenis teks jenis teks fiksi
Mempresentasik didik menulis fiksi dan non dan non fiksi
an berbagai jenis fiksi seperti timun
teks fiksi dan mas, roro
faktual secara jonggrang,
mandiri, tsunami Aceh dll.
menunjukkan 1.2. Membuat
kesadaran 2. Membuat jenis teks fiksi
peserta didik 2. Berbagai dan non fiksi
terhadap jenis tipe teks
tujuan dan 2.1 Memahami dan
target menulis berbagai
pembaca. jenis teks dan
Mereka serta penggunaan
membuat tanda baca dan
perencanaan, huruf besar
menulis, 3. Menyampaik 2.2 Mempresentasika
mengulas dan an 3. Kosakata dan n berbagai jenis
menulis ulang kata kerja teks seperti
berbagai jenis deskriptif teks di
tipe teks depan kelas
dengan 3.1 Menentukan
menunjukkan kosakata dan kata
strategi kerja dalam
koreksi diri, penulisan teks
termasuk seperti kata verb
tanda baca, 1, verb 2, verb 3
huruf besar, sesuai dengan
dan tata situasi teks
bahasa. 3.2 Mengaplikasikan
Mereka kosakata dan kata
menyampaika 4. Menuliskan 4. Model kerja dalam
n ide 5. Menyajikan presentasi penulisan teks
kompleks dan dalam suatu seperti verb 1,
menggunakan teks verb2, verb 3
berbagai sesuai dengan
kosakata dan situasi teks
tata bahasa 4.1 Menelaah
yang beragam model
dalam presentasi
tulisannya. dalam suatu
Mereka teks baik
menuliskan berbentuk
kalimat utama cetak maupun
dalam digital
paragraf- 4.2 Menyajikan
paragraf model
mereka dan presentasi
menggunakan dalam suatu
penunjuk teks baik
waktu untuk berbentuk
urutan, juga cetak maupun
konjungsi, digital
kata
penghubung
dan kata ganti
orang ketiga
untuk
menghubungk
an atau
membedakan
ide antar dan
di dalam
paragraf.
Mereka
menyajikan
informasi
menggunakan
berbagai mode
presentasi
untuk
menyesuaikan
dengan
pemirsa dan
untuk
mencapai
tujuan yang
berbeda-beda,
dalam bentuk
cetak dan
digital.
RASIONAL
Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang dominan digunakan Secara global dalam aspek pendidikan, bisnis, perdagangan, ilmu pengetahuan, hukum,
pariwisata, hubungan internasional, kesehatan, dan teknologi. Mempelajari bahasa Inggris memberikan peserta didik kesempatan untuk berkomunikasi
dengan warga dunia dari latar belakang budaya yang berbeda. Dengan menguasai bahasa Inggris, maka peserta didik akan memiliki kesempatan yang lebih
besar untuk berinteraksi dengan menggunakan berbagai teks. Dari 1interaksi tersebut, mereka memperoleh pengetahuan, mempelajari berbagai
keterampilan, dan perilaku manusia yang dibutuhkan untuk dapat hidup dalam budaya dunia yang beraneka ragam.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase F, peserta didik menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam bahasa Inggris untuk berkomunikasi sesuai dengan situasi, tujuan, dan
pemirsa/pembacanya. Berbagai jenis teks seperti narasi, deskripsi, eksposisi, prosedur, argumentasi, diskusi, dan teks otentik menjadi rujukan utama
dalam mempelajari bahasa Inggris di fase ini. Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berdiskusi dan menyampaikan keinginan/perasaan. Peserta
didik menggunakan keterampilan berbahasa Inggris untuk mengeksplorasi berbagai teks dalam berbagai macam topik kontekstual. Mereka membaca
teks tulisan untuk mempelajari sesuatu/mendapatkan informasi dan untuk kesenangan. Pemahaman mereka terhadap teks tulisan semakin mendalam.
Keterampilan inferensi tersirat ketika memahami informasi, dan kemampuan evaluasi berbagai jenis teks dalam bahasa Inggris sudah berkembang. Mereka
memproduksi teks lisan dan tulisan serta visual dalam bahasa Inggris yang terstruktur dengan kosakata yang lebih beragam. Peserta didik memproduksi
beragam teks tulisan dan visual, fiksi maupun non-fiksi dengan kesadaran terhadap tujuan dan targetpembaca/pemirsa.
ELEMEN Menyimak – Berbicara
Pada akhir Fase F, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam berbagai macam
situasi dan tujuan. Mereka menggunakan dan merespon pertanyaan terbuka dan menggunakan strategi untuk memulai, mempertahankan dan
menyimpulkan percakapan dan diskusi. Mereka memahami dan mengidentifikasi ide utama dan detail relevan dari diskusi atau presentasi mengenai
berbagai macam topik. Mereka menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan opini terhadap isu sosial dan untuk membahas minat, perilaku dan
nilai-nilai lintas konteks budaya yang dekat dengan kehidupan pemuda. Mereka memberikan dan mempertahankan pendapatnya, membuat perbandingan
dan mengevaluasi perspektifnya. Mereka menggunakan strategi koreksi dan perbaikan diri, dan menggunakan elemen non- verbal seperti bahasa tubuh,
kecepatan bicara dan nada suara untuk dapat dipahami dalam sebagian besar konteks.
1. Komunikasi
Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila
1.1 Menggunakan Bahasa inggris untuk Pada akhir fase ini peserta 8JP
● Profil Pelajar Pancasila
komunikasi dengan guru, teman sebaya, didik mampu:
(2 pertemuan) adalah
dan orang lain diberbagai macam situasi
Menggunakan Bahasa perwujudan pelajar Indone
dan tujuan Beriman
inggris untuk komunikasi sia yang memiliki
dengan guru, teman sebaya, semangat belajar
Mandiri
sepanjang hayat, memiliki
dan orang lain diberbagai
Kreatif kompetensi global, dan
macam situasi dan tujuan
berperilaku sesuai dengan
1
nilai-nilai Pancasila.
Mempraktekkan dan
berkomunikasi
menggunakan bahasa inggris
2. Ide utama dan detail dari diskusi/ presentasi Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila
3. Bahasa inggris untuk menyampaikan opini Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila
3.1 Menggunakan Bahasa inggris untuk Pada akhir fase ini peserta
menyampaikan opini tentang isu didik mampu:
kehidupan pemuda
Menggunakan Bahasa inggris
untuk menyampaikan opini
tentang isu kehidupan
pemuda
8JP
3.1 Melakukan debat antar teman dalam Pada akhir fase ini peserta
penyampaian opini tentang isu didik mampu: Berfikir Kritis Kreatif.
kehidupan pemuda
Melakukan debat antar Mandiri
teman dalam penyampaian Bernalar
opini tentang isu kehidupan
pemuda
4.1 Memahami perbandingan non- verbal Pada akhir fase ini peserta 8JP Non-verbal
seperti bahasa didik mampu: adalah berkomuni
tubuh, kecepatan kasi dengan orang
Memahami perbandingan lain tanpa
bicara, dan nada non- verbal seperti bahasa menggunakan
suara tubuh, kecepatan bicara, dan kata-kata,
nada suara melainkan
tindakan.
Misalnya,
Berfikir Kritis Kreatif. menggunakan
4.1 Menggunakan Bahasa non-verbal dalam Pada akhir fase ini peserta
gerakan tangan
diskusi tentang isu kehidupan pemuda didik mampu: Bernalar untuk menunjuk
dan meminta
Menggunakan Bahasa non- Gotong royong sesuatu,
verbal dalam diskusi tentang melakukan kontak
isu kehidupan pemuda mata, sentuhan,
intonasi suara,
mikro ekspresi,
dan bahasa tubuh
Cover Modul
Tujuan Pembelajaran 1. Menggunakan Bahasa inggris untuk komunikasi dengan guru, teman
sebaya, dan orang lain diberbagai macam situasi dan tujuan di sekolah
2. Mempraktekan komunikasi Bahasa inggris dengan teman, guru dan
lingkungan sekolah
3. Menyampaikan opini terhadap isu social dan perilaku nilai-nilai lintas
budaya
4. Menggunakan Bahasa non-verbal dalam diskusi tentang isu kehidupan
pemuda
Pemahaman Bermakna Siswa dapat menggunakan komunikasi bahasa inggris dengan semua orang di
semua tempat
Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara berkomunikasi dengan bahasa inggris yang benar
Kegiatan pembelajaran utama Waktu 1- 1,5 jam
Individu
Berkelompok ( 2-4 siswa)
Metode:
Diskusi
Presentasi
Asesmen Asesmen Individu : Tertulis
Asemen kelompok : Performa dalam presentasi hasil
Pengayaan dan Remedial Dalam lampiran
Refleksi Guru o Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
o Bagian rencana pembelajaran manakah yang sulit dilakukan?
o Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut?
o Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran?
o Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran
o Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?
Refleksi Peserta Didik Tercantum di setiap bagian akhir dari Lembar kerja Siswa (LKS)
Langkah-Langkah Pembelajaran
Pembelajaran 1
Pemahaman Bermakna Siswa dapat berkomunikasi menggunakan bahasa inggris baik formal maupun non formal
Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara berkomunikasi dengan baik berbagai tempat
Profil Pelajar Pancasila • Berpikir Kritis
berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi sistem persamaan
linear dua variabel, siswa dapat menentukan solusi dari sistem persamaan linear tiga
variabel
• Kreatif
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menggunakan metode substitusi,
eliminasi, campuran dan grafik untuk menentukan solusi sistem persamaan linear dua
variabel, siswa dapat menentukan metode yang efektif untuk mentukan solusi dari sistem
persamaan linear tiga variabel
Gotong-royong
Siswa bekerjasama dengan kelompoknya untuk solusi dari sistem persamaan linear tiga
variabel
Nama : ……………...
Kelas : ……………...
1. What is the most important element in effective communication? a) Vocabulary b) Body language c) Tone of
voice d) Listening skills
2. Which of the following is an example of non-verbal communication? a) Sending an email b) Making eye
contact c) Speaking on the phone d) Writing a letter
3. Which communication style focuses on empathy and relationship-building? a) Aggressive b) Passive c)
Assertive d) Passive-aggressive
4. Which of the following is an example of active listening? a) Interrupting the speaker to express your own
thoughts b) Nodding and maintaining eye contact while the speaker is talking c) Checking your phone while
the speaker is talking d) Ignoring the speaker's points and changing the subject
5. What does the acronym "IQ" stand for in the context of communication? a) Intelligent Quotient b) Internal
Quality c) Interpersonal Quotient d) Informational Query
6. Discuss the importance of non-verbal communication in a professional setting. Provide examples to support
your answer.
7. Explain the concept of "active listening" and its significance in effective communication, both in personal and
professional interactions.
8. Describe a challenging communication situation you have experienced and explain how you resolved it using
effective communication strategies.
9. Identify and explain three essential communication skills required in a workplace setting. Provide examples of
how these skills can positively impact an individual's career.
10. Discuss how effective communication among team members contributes to the success of a project or task in a
professional environment.
11. Explain the importance of cross-cultural communication in an increasingly globalized work environment.
Provide examples of potential misunderstandings that can occur due to cultural differences and how to address
them effectively.
12. Describe how being aware of cultural diversity can enhance communication skills and relationships in a
multicultural workplace.
Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang berbagai aspek komunikasi, mulai dari unsur-unsur
non-verbal, keterampilan mendengarkan, hingga penerapan komunikasi dalam konteks dunia kerja dan lintas-budaya.