100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan25 halaman

CP, Atp Klas 12

CP ATP Modul - Bahasa Inggris Kelas XII

Diunggah oleh

LPK AEC
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan25 halaman

CP, Atp Klas 12

CP ATP Modul - Bahasa Inggris Kelas XII

Diunggah oleh

LPK AEC
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
Anda di halaman 1/ 25

NAMA SEKOLAH : SMK MUHAMMADIYAH 2 TANGERANG

NAMA : WALIYEM, S.Pd


MAPEL : CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS

ELEMEN CP KOMPETENSI KONTEN/MATERI TP


Elemen Pada akhir 1. Menggunaka 1. Bahasa 1.1. Menggunaka
Menyimak – Fase F, peserta n inggris untuk n Bahasa inggris
Berbicara didik komunikasi untuk
menggunakan komunikasi
bahasa Inggris dengan guru,
untuk teman sebaya,
berkomunikasi dan orang lain
dengan guru, diberbagai
teman sebaya macam situasi
dan orang lain dan tujuan
dalam 1.2. Memprakteka
berbagai n komunikasi
macam situasi Bahasa inggris
dan tujuan. dengan teman,
Mereka guru dan
menggunakan 2. Pertanyaan lingkungan
dan 2. Merespon terbuka dan sekolah
merespon strategi untuk
pertanyaan mempertahan
terbuka dan kan dan 2.1. Meres
menggunakan menyimpulka pon
strategi untuk n percakapan pertanyaan
memulai, dan diskusi terbuka
mempertahank dalam
an dan percakapan
menyimpulkan dan diskusi
percakapan 2.2. Menyi
dan diskusi. 3. Bahasa mpulkan
Mereka inggris untuk percakapan
memahami 3. Mengidentifi menyampaika dan diskusi
dan kasi n opini
mengidentifik
asi ide utama
dan detail 3.1. Mengi
relevan dentifikasi
dari diskusi topic
atau presentasi pembahasaan
mengenai 4. Perbandingan 3.2. Meny
berbagai non-verbal ampaikan
macam topik. opini
Mereka 4. Mengevaluasi terhadap isu
menggunakan social dan
bahasa Inggris perilaku nilai-
untuk nilai lintas
menyampaika budaya
n opini
terhadap isu
sosial dan
untuk
membahas 4.1. Mema
minat, hami
perilaku dan perbandingan
nilai-nilai non- verbal
lintas seperti bahasa
konteks tubuh,
budaya yang kecepatan
dekat dengan bicara, dan
kehidupan nada
pemuda. suara
Mereka 4.2. Meng
memberikan gunakan
dan Bahasa non-
mempertahank verbal dalam
an diskusi
pendapatnya, tentang isu
membuat kehidupan
perbandingan pemuda
dan 4.3. Meng
mengevaluasi evaluasi
perspektifnya. elemen non
Mereka verbal untuk
menggunakan kecepatan
bicara
strategi
koreksi dan
perbaikan diri,
dan
menggunakan
elemen non-
verbal seperti
bahasa tubuh,
kecepatan
bicara dan
nada suara
untuk

dapat
dipahami
dalam
sebagian besar
konteks.
Elemen Pada akhir 1. Merespon 1. Berbagai 1.1. Menjelaskan
Membaca – Fase F, peserta macam teks berbagai macam
Memirsa didik dalam Bahasa teks Bahasa
membaca dan inggris inggris seperti
merespon narasi, deskripsi,
berbagai prosedur,
macam teks ekposisi, recount
seperti narasi, dan report
deskripsi, 1.2. Membuat
eksposisi, berbagai macam
prosedur, 2. Mengevaluasi 2. Inti dari teks narasi ,
argumentasi, berbagai deskriptif
dan diskusi macam jenis 1.3. Merespon
secara teks berbagai macam
mandiri. teks narasi ,
Mereka deskripsi, recount
membaca dan report
untuk 2.
mempelajari 2.1. memahami
sesuatu dan detil, spesifik
membaca dan inti dari
untuk berbagai macam
kesenangan. jenis teks. Teks
Mereka ini dapat
mencari, berbentuk cetak
membuat atau digital,
sintesis dan termasuk di
mengevaluasi 3. Menunjukan 3. Ide pokok antaranya teks
detil spesifik dan visual,
dan inti dari pengembanga multimodal
berbagai n plot di 2.2. membuat dan
macam berbagai mempresentasika
jenis teks. macam teks n jenis teks
Teks ini dapat secara visual
berbentuk
cetak atau 3.1.Memahami ide
digital, pokok, isu-isu
termasuk di 4. Mengidentifi atau
antaranya teks kasi 4. Tujuan pengembangan
visual, tulisan dan plot dalam
multimodal informasi berbagai macam
atau interaktif. tersirat teks
Mereka 3.2 menganalisa ide
menunjukkan pokok dan
pemahaman mengembangkan
terhadap ide plot di berbagai
pokok, isu-isu macam teks
atau 3.1. Mengidentifi
pengembanga kasi tujuan
n plot dalam penulisan dan
berbagai informasi tersirat
macam teks. 3.2. Mengelompo
Mereka kan tulisan dan
mengidentifik informasi tersirat
asi tujuan
penulis dan
melakukan
inferensi untuk
memahami
informasi
tersirat dalam
teks.
Elemen Menulis Pada akhir 1.1. Menjelaskan
– Fase F, peserta 1. Menulis 1. Jenis teks jenis teks fiksi
Mempresentasik didik menulis fiksi dan non dan non fiksi
an berbagai jenis fiksi seperti timun
teks fiksi dan mas, roro
faktual secara jonggrang,
mandiri, tsunami Aceh dll.
menunjukkan 1.2. Membuat
kesadaran 2. Membuat jenis teks fiksi
peserta didik 2. Berbagai dan non fiksi
terhadap jenis tipe teks
tujuan dan 2.1 Memahami dan
target menulis berbagai
pembaca. jenis teks dan
Mereka serta penggunaan
membuat tanda baca dan
perencanaan, huruf besar
menulis, 3. Menyampaik 2.2 Mempresentasika
mengulas dan an 3. Kosakata dan n berbagai jenis
menulis ulang kata kerja teks seperti
berbagai jenis deskriptif teks di
tipe teks depan kelas
dengan 3.1 Menentukan
menunjukkan kosakata dan kata
strategi kerja dalam
koreksi diri, penulisan teks
termasuk seperti kata verb
tanda baca, 1, verb 2, verb 3
huruf besar, sesuai dengan
dan tata situasi teks
bahasa. 3.2 Mengaplikasikan
Mereka kosakata dan kata
menyampaika 4. Menuliskan 4. Model kerja dalam
n ide 5. Menyajikan presentasi penulisan teks
kompleks dan dalam suatu seperti verb 1,
menggunakan teks verb2, verb 3
berbagai sesuai dengan
kosakata dan situasi teks
tata bahasa 4.1 Menelaah
yang beragam model
dalam presentasi
tulisannya. dalam suatu
Mereka teks baik
menuliskan berbentuk
kalimat utama cetak maupun
dalam digital
paragraf- 4.2 Menyajikan
paragraf model
mereka dan presentasi
menggunakan dalam suatu
penunjuk teks baik
waktu untuk berbentuk
urutan, juga cetak maupun
konjungsi, digital
kata
penghubung
dan kata ganti
orang ketiga
untuk
menghubungk
an atau
membedakan
ide antar dan
di dalam
paragraf.
Mereka
menyajikan
informasi
menggunakan
berbagai mode
presentasi
untuk
menyesuaikan
dengan
pemirsa dan
untuk
mencapai
tujuan yang
berbeda-beda,
dalam bentuk
cetak dan
digital.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN Nama : Waliyem, S.Pd


MATA PELAJARAN CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMK Muhammadiyah 2 Tangerang
FASE F (KELAS XII)

RASIONAL

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang dominan digunakan Secara global dalam aspek pendidikan, bisnis, perdagangan, ilmu pengetahuan, hukum,
pariwisata, hubungan internasional, kesehatan, dan teknologi. Mempelajari bahasa Inggris memberikan peserta didik kesempatan untuk berkomunikasi
dengan warga dunia dari latar belakang budaya yang berbeda. Dengan menguasai bahasa Inggris, maka peserta didik akan memiliki kesempatan yang lebih
besar untuk berinteraksi dengan menggunakan berbagai teks. Dari 1interaksi tersebut, mereka memperoleh pengetahuan, mempelajari berbagai
keterampilan, dan perilaku manusia yang dibutuhkan untuk dapat hidup dalam budaya dunia yang beraneka ragam.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase F, peserta didik menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam bahasa Inggris untuk berkomunikasi sesuai dengan situasi, tujuan, dan
pemirsa/pembacanya. Berbagai jenis teks seperti narasi, deskripsi, eksposisi, prosedur, argumentasi, diskusi, dan teks otentik menjadi rujukan utama
dalam mempelajari bahasa Inggris di fase ini. Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berdiskusi dan menyampaikan keinginan/perasaan. Peserta
didik menggunakan keterampilan berbahasa Inggris untuk mengeksplorasi berbagai teks dalam berbagai macam topik kontekstual. Mereka membaca
teks tulisan untuk mempelajari sesuatu/mendapatkan informasi dan untuk kesenangan. Pemahaman mereka terhadap teks tulisan semakin mendalam.
Keterampilan inferensi tersirat ketika memahami informasi, dan kemampuan evaluasi berbagai jenis teks dalam bahasa Inggris sudah berkembang. Mereka
memproduksi teks lisan dan tulisan serta visual dalam bahasa Inggris yang terstruktur dengan kosakata yang lebih beragam. Peserta didik memproduksi
beragam teks tulisan dan visual, fiksi maupun non-fiksi dengan kesadaran terhadap tujuan dan targetpembaca/pemirsa.
ELEMEN Menyimak – Berbicara

Pada akhir Fase F, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam berbagai macam
situasi dan tujuan. Mereka menggunakan dan merespon pertanyaan terbuka dan menggunakan strategi untuk memulai, mempertahankan dan
menyimpulkan percakapan dan diskusi. Mereka memahami dan mengidentifikasi ide utama dan detail relevan dari diskusi atau presentasi mengenai
berbagai macam topik. Mereka menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan opini terhadap isu sosial dan untuk membahas minat, perilaku dan
nilai-nilai lintas konteks budaya yang dekat dengan kehidupan pemuda. Mereka memberikan dan mempertahankan pendapatnya, membuat perbandingan
dan mengevaluasi perspektifnya. Mereka menggunakan strategi koreksi dan perbaikan diri, dan menggunakan elemen non- verbal seperti bahasa tubuh,
kecepatan bicara dan nada suara untuk dapat dipahami dalam sebagian besar konteks.

1. Komunikasi
Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila

1.1 Menggunakan Bahasa inggris untuk Pada akhir fase ini peserta 8JP
● Profil Pelajar Pancasila
komunikasi dengan guru, teman sebaya, didik mampu:
(2 pertemuan) adalah
dan orang lain diberbagai macam situasi
Menggunakan Bahasa perwujudan pelajar Indone
dan tujuan Beriman
inggris untuk komunikasi sia yang memiliki
dengan guru, teman sebaya, semangat belajar
Mandiri
sepanjang hayat, memiliki
dan orang lain diberbagai
Kreatif kompetensi global, dan
macam situasi dan tujuan
berperilaku sesuai dengan
1
nilai-nilai Pancasila.

1.2 Mempraktekan komunikasi Bahasa Pada akhir fase ini peserta


inggris dengan teman, guru didik mampu:

Mempraktekkan dan
berkomunikasi
menggunakan bahasa inggris

2. Ide utama dan detail dari diskusi/ presentasi Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila

2.1. Merespon percakapan dan Pada akhir fase ini peserta


diskusi teman sejawat didik mampu:

Mengidentifikasi ide utama


Berfikir Kritis Kreatif.
dan detail dari diskusi/
presentasi mengenai topik
tentang kehidupan pemuda
8JP

2.1. Menyimpulkan percakapan Pada akhir fase ini peserta


dan diskusi didik mampu:

Mempresentasi kan topik


dari suatu bahasaan

3. Bahasa inggris untuk menyampaikan opini Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium
Prakiraan Jam
Singkat Pancasila
3.1 Menggunakan Bahasa inggris untuk Pada akhir fase ini peserta
menyampaikan opini tentang isu didik mampu:
kehidupan pemuda
Menggunakan Bahasa inggris
untuk menyampaikan opini
tentang isu kehidupan
pemuda

8JP
3.1 Melakukan debat antar teman dalam Pada akhir fase ini peserta
penyampaian opini tentang isu didik mampu: Berfikir Kritis Kreatif.
kehidupan pemuda
Melakukan debat antar Mandiri
teman dalam penyampaian Bernalar
opini tentang isu kehidupan
pemuda

4. Perbandingan non-verbal Topik konten dan Penjelasan Profil Pelajar Glosarium


Prakiraan Jam
Singkat Pancasila

4.1 Memahami perbandingan non- verbal Pada akhir fase ini peserta 8JP  Non-verbal
seperti bahasa didik mampu: adalah berkomuni
tubuh, kecepatan kasi dengan orang
Memahami perbandingan lain tanpa
bicara, dan nada non- verbal seperti bahasa menggunakan
suara tubuh, kecepatan bicara, dan kata-kata,
nada suara melainkan
tindakan.
Misalnya,
Berfikir Kritis Kreatif. menggunakan
4.1 Menggunakan Bahasa non-verbal dalam Pada akhir fase ini peserta
gerakan tangan
diskusi tentang isu kehidupan pemuda didik mampu: Bernalar untuk menunjuk
dan meminta
Menggunakan Bahasa non- Gotong royong sesuatu,
verbal dalam diskusi tentang melakukan kontak
isu kehidupan pemuda mata, sentuhan,
intonasi suara,
mikro ekspresi,
dan bahasa tubuh

Cover Modul

I. INFORMASI UMUM II. KOMPONEN INTI III. LAMPIRAN

A. IDENTITAS MODUL A. TUJUAN PEMBELAJARAN


A. LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
B. Kompetensi Awal
B. BAHAN BACAAN
C. PERTANYAAN PEMANTIK GURU & PESERTA DIDIK
MODUL AJAR

Enhancing communication skill


I. Informasi Umum
Kode Modul Ajar B.ING.F.WL.12.1
Nama Penyusun/Institusi/Tahun Waliyem, S.Pd/ SMK Muhammadiyah 2 Tangerang/ 2023

Jenjang Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Tangerang_Banten

Fase/Kelas F / XII (Dua Belas)

Elemen Menyimak dan Berbicara/F.1


Materi Komunikasi
Alokasi waktu (menit) 12 x 45 menit
Jumlah Pertemuan (JP) 2 JP x 2 Pertemuan
Kompetensi Awal  Dapat memahami vocabulary
 Dapat mengumpulkan kosakata
 Dapat menyampaikan opini lewat pidato singkat
 Dapat menganalisa perangkat komunikasi
Profil Pelajar Pancasila  Berpikir Kritis dalam menentukan kosakata yang baik dalam komunikasi
 Kreatif dalam komunikasi baik formal maupun non-formal
 Gotong-royong dengan berkolaborasi bersama teman sekelompok untuk
berkomunikasi di sekolah maupun di luar sekolah

Sarana Prasarana  Komputer/Laptop


 LCD Proyektor  Papan tulis
 Spidol
Target Siswa Regular/tipikal
Model Pembelajaran Problem-Based Learning dengan moda tatap muka

II. Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran 1. Menggunakan Bahasa inggris untuk komunikasi dengan guru, teman
sebaya, dan orang lain diberbagai macam situasi dan tujuan di sekolah
2. Mempraktekan komunikasi Bahasa inggris dengan teman, guru dan
lingkungan sekolah
3. Menyampaikan opini terhadap isu social dan perilaku nilai-nilai lintas
budaya
4. Menggunakan Bahasa non-verbal dalam diskusi tentang isu kehidupan
pemuda

Pemahaman Bermakna Siswa dapat menggunakan komunikasi bahasa inggris dengan semua orang di
semua tempat
Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara berkomunikasi dengan bahasa inggris yang benar
Kegiatan pembelajaran utama Waktu 1- 1,5 jam

 Membaca materi pembelajaran


 Menyiapkan dan mencoba LKS/Lembar Asesmen
 Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran
Pengaturan siswa :

 Individu
 Berkelompok ( 2-4 siswa)
Metode:

 Diskusi
 Presentasi
Asesmen  Asesmen Individu : Tertulis
 Asemen kelompok : Performa dalam presentasi hasil
Pengayaan dan Remedial Dalam lampiran

Refleksi Guru o Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?
o Bagian rencana pembelajaran manakah yang sulit dilakukan?
o Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut?
o Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran?
o Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran
o Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan
pembelajaran?

Refleksi Peserta Didik Tercantum di setiap bagian akhir dari Lembar kerja Siswa (LKS)
Langkah-Langkah Pembelajaran

Pembelajaran 1

Topik Communication using formal language


Tujuan Pembelajaran 1. Menggunakan Bahasa inggris untuk komunikasi dengan guru, teman sebaya, dan
orang lain diberbagai macam situasi dan tujuan di sekolah

Pemahaman Bermakna Siswa dapat berkomunikasi menggunakan bahasa inggris baik formal maupun non formal
Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara berkomunikasi dengan baik berbagai tempat
Profil Pelajar Pancasila • Berpikir Kritis
berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi sistem persamaan
linear dua variabel, siswa dapat menentukan solusi dari sistem persamaan linear tiga
variabel
• Kreatif
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menggunakan metode substitusi,
eliminasi, campuran dan grafik untuk menentukan solusi sistem persamaan linear dua
variabel, siswa dapat menentukan metode yang efektif untuk mentukan solusi dari sistem
persamaan linear tiga variabel
 Gotong-royong
Siswa bekerjasama dengan kelompoknya untuk solusi dari sistem persamaan linear tiga
variabel

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1

A. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi communication dengan mengajukan pertanyaan tentang speaking
seperti:
Can you mention vocabulary about formal and in formal language in English speaking?
- Siswa diberikan waktu untuk mengidentifikasi dan menentukan solusi dari permasalahan tersebut dengan bimbingan guru
- Perwakilan siswa mempresentasikan solusi yang didapatkan.
- Guru memberikan penguatan dengan mengingatkan kembali metode good communication dengan metode substitusi, eliminasi, campuran.
- Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Bagaimana cara menggunakan bahasa yang formal dan non-formal di berbagai tempat?
- Untuk menjawab pertanyaan pemantik, siswa diberikan Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) yang dikerjakan secara berkelompok (2-4 siswa)

B. Kegiatan Inti (60 menit)


- Siswa mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di dalam LKS 1
- Siswa menentukan penyelesaian dari permasalahan yang terdapat di dalam LKS 1
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya yang ditanggapi oleh kelompok lainnya
- Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau penguatan.
- Siswa membuat kesimpulan pembelajaran yang telah dipelajari dibantu dengan bimbingan guru.
- Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 1
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.
Pembelajaran 2

Topik Memodelkan dengan Sistem Persamaan Linear


Tujuan Pembelajaran 2. Menyelesaikan masalah dengan memodelkan ke dalam sistem persamaan linear
Pemahaman Bermakna Siswa dapat memodelkan suatu permasalahan ke dalam sistem persamaan linear dan
menentukan solusinya
Pertanyaan Pemantik Bagaimana aplikasi sistem persamaan linear tiga variabel dalam kehidupan sehari-hari?
Profil Pelajar Pancasila • Berpikir Kritis
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi dari sistem persamaan
linear tiga variabel, siswa dapat menentukan penyelesaian dari suatu masalah dengan
memodelkannya ke dalam sistem persamaan linear tiga variabel
• Kreatif
siswa dapat memodelkan masalah ke dalam sistem persamaan linear tiga variabel
 Gotong-royong
Siswa bekerjasama dengan kelompoknya untuk menentukan penyelesaian masalah yang
berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-2

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi menentukan solusi dari sistem persamaan linear tiga variabel.
- Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Bagaimana aplikasi sistem persamaan linear dalam kehidupan sehari-hari?
- Untuk menjawab pertanyaan pemantik, siswa diberikan Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2) yang dikerjakan secara berkelompok (2-4 siswa)
B. Kegiatan Inti (70 menit)
- Siswa mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di dalam LKS 2
- Siswa menentukan penyelesaian dari permasalahan yang terdapat di dalam LKS 2
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya yang ditanggapi oleh kelompok lainnya
- Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau penguatan.
- Siswa membuat kesimpulan pembelajaran yang telah dipelajari dibantu dengan bimbingan guru.
- Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 2
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.
Pembelajaran 3

Topik  Sistem Pertidaksamaan Linear


 Penyelesaian Grafik
Tujuan Pembelajaran 3. Menentukan solusi dari sistem pertidaksamaan linear dua variabel secara grafik
Pemahaman Bermakna Siswa mampu menjelaskan pengertian solusi dari sistem pertidaksaamaan linear dua variabel
yang ditentukan secara grafik
Pertanyaan Pemantik Bagaimana cara menentukan solusi dari sebuah sistem pertidaksamaan linear dua variabel?
Profil Pelajar Pancasila • Berpikir Kritis
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi dari sistem persamaan
linear dua variabel, siswa dapat menentukan solusi dari sistem pertidaksamaan linear dua
variabel secara grafik
• Kreatif
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi dari sistem persamaan
linear dua variabel, siswa dapat menentukan metode yang efektif untuk menentukan solusi
dari sistem pertidaksamaan linear dua variabel
 Gotong-royong
Siswa bekerjasama dengan kelompoknya untuk menentukan solusi dari sistem
pertidaksamaan linear dua variabel secara grafik

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-3

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi menentukan solusi dari sistem
persamaan linear dua variabel.
- Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Bagaimana cara menentukan solusi dari sebuah sistem pertidaksamaan linear dua variabel?
- Untuk menjawab pertanyaan pemantik, siswa diberikan Lembar Kerja Siswa 3 (LKS 3) yang dikerjakan secara
berkelompok (2-4 siswa)
B. Kegiatan Inti (70 menit)
- Siswa mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di dalam LKS 3
- Siswa menentukan penyelesaian dari permasalahan yang terdapat di dalam LKS 3
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya yang ditanggapi oleh kelompok lainnya
- Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau penguatan.
- Siswa membuat kesimpulan pembelajaran yang telah dipelajari dibantu dengan bimbingan guru
- Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 3
C. Kegiatan Penutup (20 menit)
- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.
Pembelajaran 4

Topik Memodelkan dengan Sistem Pertidaksamaan Linear


Tujuan Pembelajaran 4. Menyelesaikan masalah dengan memodelkan ke dalam sistem pertidaksamaan linear
Pemahaman Bermakna Siswa dapat menyelesaikan masalah dengan memodelkan ke dalam sistem pertidaksamaan
linear
Pertanyaan Pemantik Bagaimana aplikasi sistem pertidaksamaan linear dua variabel dalam kehidupan sehari-hari?
Profil Pelajar Pancasila • Berpikir Kritis
Berdasarkan pemahaman dan keterampilan siswa menentukan solusi dari sistem
pertidaksamaan linear dua variabel secara grafik, siswa dapat menentukan penyelesaian
dari suatu masalah dengan memodelkannya ke dalam sistem pertidaksamaan linear dua
variabel
• Kreatif
siswa dapat memodelkan masalah ke dalam sistem pertidaksamaan linear dua variabel
 Gotong-royong
Siswa bekerjasama dengan kelompoknya untuk menentukan penyelesaian masalah yang
berkaitan dengan sistem pertidaksamaan linear dua variabel

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-4

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi menentukan solusi dari sistem
pertidaksamaan linear dua variabel secara grafik.
- Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Bagaimana aplikasi sistem pertidaksamaan linear dua variabel dalam kehidupan sehari-hari?
- Untuk menjawab pertanyaan pemantik, siswa diberikan Lembar Kerja Siswa 4 (LKS 4) yang dikerjakan secara
berkelompok (2-4 siswa)
B. Kegiatan Inti (70 menit)
- Siswa mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di dalam LKS 4
- Siswa menentukan penyelesaian dari permasalahan yang terdapat di dalam LKS 4
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya yang ditanggapi oleh kelompok lainnya
- Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan pengarahan atau penguatan.
- Siswa membuat kesimpulan pembelajaran yang telah dipelajari dibantu dengan bimbingan guru
- Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 4
C. Kegiatan Penutup (20 menit)
- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.
URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-5

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan arahan pelaksanaan Asesmen Pembelajaran Persamaan dan Pertidaksamaan Linear
- Guru memberikan Asesmen Pembelajaran Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

B. Kegiatan Inti (70 menit)


- Siswa mengerjakan Asesmen

C. Kegiatan Penutup (10 menit)


- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-6

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


- Guru membuka pembelajaran, berdoa dan mengecek kehadiran siswa
- Guru memberikan arahan pelaksanaan pengayaan dan remedial. Membagi siswa kedalam dua kelompok, yaitu
kelompok siswa yang remedial dan kelompok siswa yang tidak remedial.

B. Kegiatan Inti (70 menit)


- Guru memberikan pembelajaran pengayaan kepada siswa yang tidak remedial dengan memberikan lembar
pengayaan.
- Bersamaan saat siswa yang tidak remedial mengerjakan lembar pengayaan, guru memberikan pembelajaran
remedial (materi yang belum atau kurang dikuasai oleh siswa yang remedial)

C. Kegiatan Penutup (10 menit)


- Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan mengucap rasa syukur dan salam.
Lampiran Lembar Kerja Peserta Didik..

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) - 1


-

Nama : ……………...

Kelas : ……………...

Bagian 1: Pilihan Ganda

1. What is the most important element in effective communication? a) Vocabulary b) Body language c) Tone of
voice d) Listening skills
2. Which of the following is an example of non-verbal communication? a) Sending an email b) Making eye
contact c) Speaking on the phone d) Writing a letter
3. Which communication style focuses on empathy and relationship-building? a) Aggressive b) Passive c)
Assertive d) Passive-aggressive
4. Which of the following is an example of active listening? a) Interrupting the speaker to express your own
thoughts b) Nodding and maintaining eye contact while the speaker is talking c) Checking your phone while
the speaker is talking d) Ignoring the speaker's points and changing the subject
5. What does the acronym "IQ" stand for in the context of communication? a) Intelligent Quotient b) Internal
Quality c) Interpersonal Quotient d) Informational Query

Bagian 2: Esai Pendek

6. Discuss the importance of non-verbal communication in a professional setting. Provide examples to support
your answer.
7. Explain the concept of "active listening" and its significance in effective communication, both in personal and
professional interactions.
8. Describe a challenging communication situation you have experienced and explain how you resolved it using
effective communication strategies.

Bagian 3: Peran Komunikasi dalam Dunia Kerja

9. Identify and explain three essential communication skills required in a workplace setting. Provide examples of
how these skills can positively impact an individual's career.
10. Discuss how effective communication among team members contributes to the success of a project or task in a
professional environment.

Bagian 4: Penerapan Komunikasi Lintas-Budaya

11. Explain the importance of cross-cultural communication in an increasingly globalized work environment.
Provide examples of potential misunderstandings that can occur due to cultural differences and how to address
them effectively.
12. Describe how being aware of cultural diversity can enhance communication skills and relationships in a
multicultural workplace.
Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang berbagai aspek komunikasi, mulai dari unsur-unsur
non-verbal, keterampilan mendengarkan, hingga penerapan komunikasi dalam konteks dunia kerja dan lintas-budaya.

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jujur

Bagaimana kalian sekarang?

□ Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?


□ Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?
□ Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang telah

kamu lakukan?

Anda mungkin juga menyukai