0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan23 halaman

Kayla Sls. DDL1

Dokumen tersebut merangkum latihan-latihan mengenai penggunaan SQL untuk membuat, mengubah dan menghapus database, tabel dan kolom menggunakan perintah-perintah DDL seperti CREATE, ALTER dan DROP. Latihan-latihan tersebut meliputi pembuatan database, tabel, penambahan dan penghapusan kolom pada tabel, serta mengubah nama dan tipe data kolom.

Diunggah oleh

Kayla Salsabilla
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan23 halaman

Kayla Sls. DDL1

Dokumen tersebut merangkum latihan-latihan mengenai penggunaan SQL untuk membuat, mengubah dan menghapus database, tabel dan kolom menggunakan perintah-perintah DDL seperti CREATE, ALTER dan DROP. Latihan-latihan tersebut meliputi pembuatan database, tabel, penambahan dan penghapusan kolom pada tabel, serta mengubah nama dan tipe data kolom.

Diunggah oleh

Kayla Salsabilla
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
Anda di halaman 1/ 23

LAPORAN PRAKTIKUM I

DDL(Data Definition Language)

Disusun untuk Memenuhi Matakuliah Praktikun Basis Data

Yang dibimbing oleh : Andi Roy,S..Kom.,MM.

Disusun Oleh:
Kayla Sasriza Salsabilla 16322040

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RISET DAN


TEKNOLOGI

POLITEKNIK NEGERI FAKFAK

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA

TAHUN 2O23
“DDL dan DML”

1. Tujuan
 Memahami SQL, komponen-komponen dan kegunaannya.
 Mengenal operasi-operasi DDL dan DML.
 Mampu melakukan operasi-operasi retrieve yang spesifik.
 Mampu menguraikan dan mentraslasikan pernyataan-pernyataan SQL.

2. Dasar Teori
SQL terdiri dari beberapa komponen, dua di antaranya yang sangat
fundamentaladalah DDL ( Data Definition Language) dan DML ( Data
Manipulation Language).
 DDL (Data Definition Language)
DDL menyediakan perintah-perintah yang berhubungan dengan operasi-
operasi dasar seperti mendefinisikan, memodifikasi dan menghapus skemarelasi,
misalnya tabel, view, prosedur dan fungsi. Contoh perintah DDL adalah CREATE,
ALTER dan DROP
 DML (Data Manipulation Language)
DML menyediakan perintah-perintah untuk menambah,
memodifikasi,menghapus dan mengambil data di dalam basis data. Contoh perintah
DML adalah INSERT, UPDATE, DELETE, dan SELECT

3. Latihan

3.1 Latihan 1
 Cari tau tentang tipe data pada MySQL, Constraint, index, nilai otomatis dan nilai
default!
 Jelaskan apa maksud int(4)?
 Ketika kita melihat struktur tabel dengan perintah desc, ada kolom Null yang berisi
Yes dan No. Apa maksudnya?
Jawab:
Berikut ini adalah beberapa tipe data pada MySQL :
1. Tipe Data Angka (Numerik).
Tipe Data Angka (Numerik) merupakan tipe data yang dapat kita gunakan
pada suatu variabel konstanta yang dapat menyimpan nilai berupa angka. Pada tipe
data angka terbagi menjadi beberapa jenis seperti pada kolom tabel dibawah ini.
2. Tipe Data Teks (String).
Tipe Data Teks (String) merupakan tipe data yang bisa kita gunakan untuk
menampung banyak karakter dengan jumlah maksimum data yang dapat
ditampung yakni sebanyak 255 karakter. Dibawah ini ada beberapa jenis-jenis tipe
data string yang terdapat pada Database MySQL.

3. Tipe Data Date.


Tipe Data Date digunakan untuk menyimpan data tanggal dengan format tahun,
bulan, tanggal. Beberapa jenis tipe data date yang dapat digunakan.
4. Tipe Data BLOB.
Tipe Data BLOB merupakan tipe data yang dapat digunakan untuk menampung
gambar, musik, video dan lain-lain nya.

2.Constraint / batasan dalam database pada dasarnya adalah pembatasan nilai-nilai


yang diperbolehkan untuk diisikan dalam sebuah kolom atau kolom-kolom yang
terdapat dalam sebuah tabel. Dengan menerapkan batasan-batasan dalam sebuah
tabel maka dapat dipastikan bahwa hanya data-data yang sesuai dengan batasan
tersebut saja yang dapat di sikan dalam tabel tersebut. Fungsi utama dari penerapan
batasan-batasan/ constraint dalam sebuah tabel adalah untuk menjamin konsistensi
dan integritas data-data yang diisikan dalam sebuah tabel.
Indeks database adalah struktur data yang meningkatkan kecepatan operasi
pengambilan data pada tabel database dengan biaya penulisan tambahan dan ruang
penyimpanan untuk mempertahankan struktur data indeks.Sedangkan menurut
kang mySQL di dokumentasi resminya: Indeks digunakan untuk menemukan baris
dengan nilai kolom tertentu dengan cepat

3. Yang dimaksud int (4) artinya suatu data yang dipakai atau digunakan
menggunakan tipe data int atau integer dengan length atau panjang karakter 4.

4. Apabila Null berisi no, maka data tersebut nantinya akan dilakukan pengisian
atau penginputan. Sedangkan apabila Null berisi yes, maka artinya data tersebut
akan dikosongkan atau tidak dilakukan penginputan.
3.2 Latihan 2

1. Buat sebuah database dengan nama coba !

=create database coba;

2. Buat sebuah tabel dengan nama mahasiswa di dalam database coba !

= create table mahasiswa ( nama varchar (20), alamat varchar (15));

Nama kolom Type Size Keterangan

Nama Varchar 20

Alamat Varchar 15

3. Tambahkan sebuah kolom : keterangan (varchar 15), sebagai kolom terakhir !

=alter table mahasiswa add column keterangan varchar (15);


4. Tambahkan kolom nim (int 11) di awal (sebagai kolom pertama) !

= alter table mahasiswa add column nim int (11) first;

5. Sisipkan sebuah kolom dengan nama phone (varchar 15) setelah kolom alamat
varchar(15) !

=alter table mahasiswa add column phone varchar (15) after alamat;

6. Ubah kolom nim menjadi char(11) !

= alter table mahasiswa modify nim char(11);


7. Ubah nama kolom phone menjadi telepon (varchar 20) !

= alter table mahasiswa change phone telepon varchar (20);

8. Hapus kolom keterangan dari tabel !

= alter table mahasiswa drop keterangan;

9. Ganti nama tabel menjadi student!

= alter table mahasiswa rename student;


10. Jadikan nim sebagai primary key !

= alter table student add primary key (nim);

11. Hapus database yang telah dibuat dengan nama coba!

Drop database coba;


Latihan 2

1. Masuk kedalam mysql melalui command prompt.

2. Buat dua buah database masing-masing dengan nama “db_coba1” dan “db_coba2”.

= create database db_coba1; , create database db_coba2;

3. Tampilkan daftar database yang ada pada mysql.

= show databases;

4. Hapus database “db_coba2”.

=drop database db_coba2;

5. Aktifkan database db_coba1.

= use db_coba1;
6. Tampilkan daftar tabel pada database db_coba1.

Show tables;

7. Buat 3 buah tabel, dengan ketentuan sebagai berikut :

Tabel Anggota :

Nama kolom Type Size Keterangan

Id_anggota Char 4 Primary key

Nama Varchar 20

Alamat Varchar 30

No_telp Varchar 15

Tgl_lahir Date -

Tabel Komik :

Nama kolom Type Size Keterangan

Id_komik Char 5 Primary key

Judul Varchar 25

Pengarang Varchar 30

Thn_terbit Year -
Jenis_komik Varchar 15

Tabel Pinjam :

Nama kolom Type Size Keterangan

No_pinjam Int 4

Id_anggota Char 4

Id_komik Char 5

Jumlah Int 2

= create table anggota (id_anggota char (4), nama varchar (20), alamat varchar (30),
no_telp varchar (15),tgl_lahir date,primary key(id_anggota));

= create table komik (id_komik char (5),judul varchar (25), pengarang varchar (30),
thn_terbit year, jenis_komik varchar (15), primary key (id_komik));
=[db_coba1]> create table pinjam (no_pinjam int(4), id_anggota char (4),id_komik char
(5),jumlah int(2));

8. Tampilkan daftar tabel yang ada pada database. =show tables;

9. Buka struktur tabel dari masing-masing tabel yang telah dibuat.

= a.desc anggotta; b.desc komik; , desc pinjam;


10. Hapus primary key pada tabel anggota.= alter table anggota drop primary key;

11. Buat field baru pada tabel anggota, yaitu, “tgl_daftar” dengan type = “date”.

= alter table anggota add tgl_daftar date;

12. Ubah nama tabel “anggota” menjadi “anggota_warnet”.

=Rename table anggota to anggota _warnet;


13. Buat field baru pada tabel komik, yaitu, “status” dengan type = “varchar” dan ="10".

=alter table komik add status varchar (10);

14. Lihat Struktur Tabel Pinjam. = desc pinjam;

15. Beri Primary Key pada field “no_pinjam” pada tabel pinjam

=alter table pinjam add primary key(no_pinjam);.

16. Lihat kembali struktur tabel pinjam. = desc pinjam;


17. Ubah nama tabel “pinjam” menjadi “transaksi”.

= rename table pinjam to transaksi;

18. Buat primary key pada field “id_anggota” pada tabel anggota_warnet.

= alter table anggota_warnet add primary key(id_anggota);

19. Hapus field ”jenis_komik” pada tabel komik.

=alter table komik drop jenis_komik;


20. Ganti field “jumlah” pada tabel transaksi menjadi “jml_komik” type=”Int” Size="4".

= alter table transaksi change jumlah jml_komik int (4);


Latihan 3

1. Masuk kedalam mysql melalui command prompt.

2. Buat database dengan nama “db_les_private”, kemudian tampilkan daftar database yang ada
pada mysql. = create database db_les_private; , show database;

3. Aktifkan database db_les_private.= use db_les_private;

4. Buat sebuah tabel dengan nama “siswa”, ketentuan tabel sebagai berikut:

Nama kolom Type Size Keterangan

Nis Char 6 Primary key

Nama Varchar 40

Tgl Date -

Kelas Varchar 15

No_telp Varchar 18
= create table siswa (nis char (40), tgl date, kelas varchar(15), no_telp
varchar(18),primary key (nis));

5. Lihat daftar tabel pada database db_les_private.= show tables;

6. Lihat struktur tabel pada tabel siswa.= desc siswa;

7. Ubah field “nama” pada tabel siswa menjadi “nama_siswa” type=”varchar” Size=”30”.

= alter table siswa change nama nama_siswa varchar(30);


8. Ubah field “tgl” pada tabel siswa menjadi “tgl_lahir” (Type dan Size tidak berubah).

=alter table siswa change tgl tgl_lahir date;

9. Ubah field “kelas” pada tabel siswa menjadi “kelas_siswa” type=”varchar” Size=”20”.

=alter table siswa change kelas kelas_siswa varchar (20);

10. Hapus field “no_telp” pada tabel siswa.=alter table siswa drop no_telp;

11. Ubah nama tabel “siswa” menjadi “siswa_baru”.=alter table siswa rename siswa baru;
12. Lihat kembali struktur tabel siswa_baru.=desc siswa_baru;

13. Buat kembali 2 buah tabel dengan ketentuan sebagai berikut: Tabel tutor :

Nama kolom Type Size Keterangan

Id_tutor Char 8

Nama_tutor Varchar 30

Jenis Varchar 20

Jml_kelas Varchar 20

=create table tutor(id_tutor char (8),nama_tutor varchar (30), jenis varchar(20),jml_kelas


varchar (20)
Tabel ruang :

Nama kolom Type Size Keterangan

Id_ruang Char 3

Nama_ruang Varchar 10

=create table(id_ruang char(3), nama_ruang varchar(10);

14. Lihat struktur tabel tutor dan ruang.= desc ruang; , desc tutor;
15. Buat primary key untuk “id_tutor” pada tabel tutor.

=alter table tutor add primary key(id_tutor);

16. Ubah “tipe data” dari field “jml_kelas” pada tabel tutor menjadi int(4).

=alter table tutor modify jml_kelas int (4);

17. Tampilkan struktur tabel ruang, kemudian Ubah “tipe data” dari field “id_ruang” pada tabel
ruang menjadi “Int”.

=alter table ruang modify id_ruang int;


18. Hapus tabel “ruang” dari database db_les_private. =drop table ruang;

19. Ubah nama tabel “tutor” menjadi “tutor_les”.

=alter table tutor rename tutor_les;

20. Lihat kembali daftar tabel yang ada pada database db_les_private.= show tables;

Anda mungkin juga menyukai