0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
301 tayangan5 halaman

Jobsheet 7 (Cisco Packet Tracer Static Routing)

Dokumen tersebut membahas konfigurasi static routing menggunakan Cisco Packet Tracer antara 3 router dan 5 PC. Langkah-langkahnya meliputi pengaturan interface pada setiap router dan PC, penentuan alamat IP dan gateway default, serta pengaturan routing statis antar router untuk meneruskan lalu lintas jaringan. Mahasiswa diminta melakukan ping antar PC dan memeriksa tabel routing pada setiap router.

Diunggah oleh

Arief kirito
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
301 tayangan5 halaman

Jobsheet 7 (Cisco Packet Tracer Static Routing)

Dokumen tersebut membahas konfigurasi static routing menggunakan Cisco Packet Tracer antara 3 router dan 5 PC. Langkah-langkahnya meliputi pengaturan interface pada setiap router dan PC, penentuan alamat IP dan gateway default, serta pengaturan routing statis antar router untuk meneruskan lalu lintas jaringan. Mahasiswa diminta melakukan ping antar PC dan memeriksa tabel routing pada setiap router.

Diunggah oleh

Arief kirito
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
Anda di halaman 1/ 5

Jobsheet 7

Cisco Packet Tracer: Static Routing

A) Tujuan

- Mahasiswa/i memahami konsep gateway

- Mahasiswa/i memahami skema routing.

- Mahasiswa/i mampu melakukan konfigurasi static routing

B) Dasar Teori

Routing adalah proses untuk meneruskan paket – paket jaringan dari satu jaringan
ke jaringan lainnya melalui sebuah internetwork ( antar jaringan). Routing juga dapat
merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket
data dapat di hinggap dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya.Untuk melakukan hal ini,
menggunakan sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai router. Router adalah
hadware yang digunakan untuk menghubungkan antara LAN dan internet yang merutekan
transmisi antara keduannya. Router juga digunakan untuk menghubungkan alamat yang
berbeda dari satu jaringan ke jaringan lainnya ( dua buah jaringan yang berbeda).

Static routing adalah metode routing yang tabel jaringannya dibuat secara manual
oleh admin jaringannya. Static routing mengharuskan admin untuk merubah route atau
memasukkan command secara manual di router tiap kali terjadi perubahan jalur.

Keuntungan:
 Lebih aman daripada dynamic routing terhadap metode spoofing

Kelemahan:
 rentan terhadap kesalahan penulisan
 lebih merepotkan dibandingkan dynamic routing,karena harus mendaftarkan setiap
perangkat yang akan terhubung dalam sebuah jaringan

C) Percobaan

Buatlah skema gambar / topologi jaringannya menjadi seperti ini,


Technical Order
 Router ke router Router ke switch : Serial
 Switch ke PC : FastEthernet
 Konektor yang warna merah menggunakan Serial DTE
 (recommended) Sebaiknya menggunakan Routers yang Generic (Router-PT) agar
kita tidak perlu menambahkan modul pada komponen router.
 (recommended) Untuk Switches gunakan Generic (Switch-PT)
 Konfigurasi ini menggunakan CLI (command-line interface)

SETTING ROUTER

Berikan nama Router 0 adalah “Sterling“,Router 1 adalah “Hoboken“,dan Router 2 adalah


“Waycross“
kita bisa memberi nama router tersebut melalui config>global setting>display name
selain itu kita juga bisa mengganti nama hostname (config>global setting>hostname)
sesuai yang kita inginkan,disini kita beri nama sama dengan nama router diatas.
1. Sterling (setting 1 serial, 1 FastEthernet)
Sterling>en // enable
Sterling#conf t //configure terminal
Sterling (config)#int fa0/0 //setting interface dari router ke switch
Sterling (config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0 //setting IP dan subnet
mask
Sterling (config-if)#no shut //mengaktifkan setting diatasnya
Sterling (config-if)#ex //exit
Sterling (config)#
Sterling (config)#int s2/0 //setting interface serial di Sterling
Sterling (config-if)#ip add 172.16.2.1 255.255.255.0
Sterling (config-if)#no shut
Sterling (config-if)#ex

2. Hoboken (setting 2 serial, 1 FastEthernet)


Hoboken >en
Hoboken #conf t
Hoboken (config)#int fa0/0
Hoboken (config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0
Hoboken (config-if)#no shut
Hoboken (config-if)#ex
Hoboken (config)#
Hoboken (config)#int s2/0
Hoboken (config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0
Hoboken (config-if)#no shut
Hoboken (config-if)#ex
Hoboken (config)#
Hoboken (config)#int s3/0
Hoboken (config-if)#ip add 172.16.4.1 255.255.255.0
Hoboken (config-if)#no shut
Hoboken (config-if)#ex

3. Waycross (setting 1 serial, 1 FastEthernet)


Waycross >en
Waycross #conf t
Waycross (config)#int fa0/0
Waycross (config-if)#ip add 172.16.5.1 255.255.255.0
Waycross (config-if)#no shut
Waycross (config-if)#ex
Waycross (config)#
Waycross (config)#int s2/0
Waycross (config-if)#ip add 172.16.4.2 255.255.255.0
Waycross (config-if)#no shut
Waycross (config-if)#ex
Bagaimana mudah bukan? Tunggu dulu kita belum selesai settingnya. Kita perlu setting
routingnya, yang diatas itu hanya setting masing-masing router. INGAT! Routing berbeda
dengan router.

SETTING ROUTING
Sterling:
Sterling(config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Sterling (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2

Hoboken :
Hoboken (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
Hoboken (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2

Waycross:
Waycross (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
Waycross (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1

Memberi IP pada masing-masing PC


1. Klik image PC
2. Klik Tab Desktop
3. Pilih IP Configuration
4. Ulangi hingga PC5
Daftar IP Address dan Default Gateway :
PC IP Address Default Gateway
PC0 172.16.1.2 172.16.1.1
PC1 172.16.1.3 172.16.1.1
PC2 172.16.3.2 172.16.3.1
PC3 172.16.3.3 172.16.3.1
PC4 172.16.5.2 172.16.5.1
PC5 172.16.5.3 172.16.5.1

Semua sudah terkonfigurasi,setelah itu kita ping pada masing-masing PC/Router,seperti


pada contoh di bawah ini.

D) Tugas dan Pertanyaan


1) Lakukan ping pada setiap pc ke pc lainnya ,screnshoot hasilnya
2) lakukan pengecekan dan screenshot tabel routing pada router cisco dengan command,
Router# Show ip route

Anda mungkin juga menyukai