Pemodelan Lingkungan
TL 631447
STELLA
Systems Thinking, Experimental Learning Laboratory with Animation
STELLA adalah software bahasa
pemrograman visual (visual
programming language) yang
menggunakan prinsip model dinamis
dengan berorientasi objek. Program ini
pertama kali didesain & diperkenalkan
oleh Barry Ramond pada tahun 1985
dan dikembangkan oleh ISEE Systems.
STELLA memungkinkan pengguna untuk
menjalankan model yang dibuat sebagai
representasi grafis dari sistem menggunakan
empat blok bangun dasar. STELLA telah digunakan
di dunia akademis sebagai alat pengajaran dan
telah digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian
dan bisnis.
• Aplikasi stella merupakan salah satu jenis perangkat lunak
(software) untuk membuat simulasi model sistem dinamik.
Prinsip kerja aplikasi ini menggunakan prinsip model dinamik
dengan berorientasi objek.
• Selain aplikasi Stella, saat ini telah berkembang aplikasi sejenis
yang digunakan didalam penelitian pada berbagai bidang
disiplin ilmu, maupun pengguna untuk menganalisis melalui
proses simulasi. Perangkat sejenis tersebut antara lain
Dynamo, Vensim, I-think, Powersim dengan berbagai versi.
• Kegunaan dari aplikasi Stella adalah dapat membantu
mempelajari sistem dinamis tanpa menulis ribuan garis kode..
Melalui Stella dapat terfasilitasi kreasi dasar berfikir– belajar
untuk berfikir membangun kesepahaman dan menghasilkan
pengertian yang mendalam pada konsep dasar.
• Aplikasi Stella merupakan perangkat lunak untuk permodelan
berbasis flow-chart. Stella termasuk bahasa pemograman
interpreter dengan pendekatan lingkungan multi-level
hierarkis, baik untuk menyusun model maupun berinteraksi
dengan model.
Alat penyusunan model yang tersedia dalam Stella terdiri atas
empat tanda (icon) yaitu sebagai berikut :
Connector
Converter
Flow
Stock
• Stocks, yang merupakan hasil suatu akumulasi; fungsinya untuk
menyimpan informasi berupa nilai suatu parameter yang masuk ke
dalamnya;
• Flows, berfungsi seperti aliran, yauitu menambah dan mengurangi
stock; arah anak panah menunjukkan arah aliran tersebut, aliran bias
satu arah maupun dua arah;
• Converters, berfungsi luas;dapat digunakan untuk menyimpan
konstanta, niput bagi suatu persamaan, melakukan kalkulasi dan
berbagai input lainnya atau menyimpan data dalam bentuk grafis
(tabulasi x dan y); secara umum fungsinya adalah untuk mengubah
suatu input menjadi output; dan
• Connectors, berfungsi menghubungkan elemen-elemen dari suatu
model
Tampilan STELLA
Didalam program Stella ada tiga jenjang (layering) untuk mempermudah
pengelolaan model, terutama untuk model yang sangat komplek. Hal ini
sangat bermanfaat baik untuk penyusun model maupun pengguna model
tersebut. Ketiga jenjang tersebut adalah :
• High-Level Mapping Layer, yakni jenjang antar-muka bagi pengguna
(Interface). Pada jenjang ini penyusun dan pengguna model dapat
bekerja, seperti mengisi parameter model dan melihat tampilan
keluaran.
• Model Contruction Layer. Jenjang ini adalah tempat model berbasis
‘Flow Chart’. Apabila penyusun atau pengguna model ingin
memodifikasi struktur model dapat dilakukan di jenjang ini. Jenjang ini
pada Program Stella 9.2 ada di Map dan Model.
• Equation Layer. Pada jenjang ini dapat dilihat persamaan-persamaan
matematik yang digunakan dalam model.
Agar lebih mudah memahami, dapat dipelajari melalui
tutorial penggunaan STELLA dalam studi kasus Jumlah
Penduduk berikut ini.
https://www.youtube.com/watch?v=66y70QHloAI