Laurin Schwarz
12 Januari 2026Iklan
Dalam sebuah simposium, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyampaikan pernyataan dengan nada yang jarang terdengar. Ia menyebut aneksasi Krimea dan invasi Rusia ke Ukraina sebagai titik balik bersejarah, namun juga memperingatkan adanya titik balik kedua, yaitu keretakan nilai bersama dengan Amerika Serikat.
Dengan peran seremonialnya, Steinmeier menegaskan ancaman dunia di mana kekuatan menggantikan aturan dan menyerukan upaya mencegah tatanan global berubah menjadi "sarang perampok".