Tuesday, January 13, 2009

CHAT ROOM

CHAT ROOM
Create a Meebo Chat Room

Saturday, June 7, 2008

Load Image di Java

Load Image di Java
Minggu kemarin ku jengkel buanget... capek deh buat ngeload gambar aja nggak bisa. ku pake eclipse 3.2.0 javanya versi 1.6.0 ku nyarinya lama amat(lemot) tapi akhirnya berhasil meskipun nanya ma temen he3x.
sebenarnya ada beberapa cara untuk meload gambar pada java dari sekian cara tersebut ku pake Class BufferedImage alasannya karena lebih cepat.
ni source codenya n bisa di ambil di download box di folder source code



package belajar;

import java.awt.Graphics;
import java.awt.Graphics2D;
import java.awt.image.*;
import java.io.*;
import javax.imageio.*;
import javax.swing.*;

public class LoadImage extends JFrame{
BufferedImage im;

LoadImage() {
super("Load Image");
setSize(300,300);
setVisible(true);
setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);

try {
im = ImageIO.read(new File("belajar/gambar/003.jpg"));
} catch (Exception e) {
// TODO Auto-generated catch block
e.printStackTrace();
}
repaint();
}
public void paint(Graphics g){
super.paintComponents(g);
Graphics2D g2d= (Graphics2D) g;
g2d.drawImage(im, 10, 0, null);
}
public static void main(String args[])
{
new LoadImage();
}
}

Monday, June 2, 2008

Event Listener

Jika sebuah CLASS ingin bereaksi atas aksi yang dilakukan oleh pemakai(user) melalui keyboard, mouse atau lainnya, maka Java menjawab dengan sistem yang disebut sebagai Event Handling.
Class tersebut harus mengimplementasikan interface yang diasosiasikan dengan event tersebut.
Program atau Interface ini disebut sebagai EventListener, antara lain:

ActionListener
Bereaksi atas perubahan komponen , seperti klik mouse atau tombol.

AdjustmentListener
Bereaksi atas perubahaan komponen untuk penyesuaian, misalnnya scrollbar yang digerakkan.

FocusListener
Event yang disebabkan oleh focus pada field, misalnya kursor berada pada field tersebut.

ItemListener
Bereaksi pada perubahan checkbox, radiobutton dan lainnya.

KeyListener
Bereaksi atas keyboard, misalnya penekanan tombol ALT Ctrl dan lainnya.

WindowsListener
Bereaksi atas perubahaan pada window, misalnya diperbesar, diperkecil, digeser atau ditutup.

MouseMotionListener
Bereaksi atas pergerakan mouse, misalnya bila melewati area komponen tertentu.

Listeners terdaftar pada java.awt.event.* yang harus disertakan ada class yang menggunakannya.
Setelah komponen dideklarasikan, maka listener dapat ditambahkan pada komponen tersebut, misalnya pada Button:
Jbutton b1=new Jbutton("Tombol"); b1.addActionListener(…)

perhatikan bahwa Listener ini harus ditembahkan lebih dahulu kekomponen, sebelum komponen tersebut diletakkan pada Frame/ Content Pane.

Interface Event Handling
Class yang menggunakan listener harus mengimplementasikan satu metoda yang disebut actionPerformed().

Public class MyClass implements ActionListeners {
Public void actionPerformed (ActionEvent ev){
…. …. }
}


Variable ActionEvent ev dapat menunjukkan identitas dari mana Event tersebut berasal. Berdasarkan hasil tersebut, maka program dapat memberikan reaksi yang diinginkan

public void actionPerformed(ActionEvent ev) {
Object obyek_asal= ev.getSource();

if(obyek_asal instanceof JButton) {
//berasal dari tombol ;
}

else if(obyek_asal instanceof JButton) {
//berasal dari tombol atau bisa dari textfield dan
//lain2
;
}
}

untuk lebih jelasnya berikut merupakan contoh dari penggunaan ActionListener


import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
import javax.swing.*;

public class TombolAksi implements ActionListener
{
private JFrame layar=new JFrame("action listener");
private JButton b1=new JButton("tombol1");
private JButton b2=new JButton("tombol2");

public TombolAksi(){
layar.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
Container c=layar.getContentPane();
c.setLayout(new FlowLayout());
//menambahkan action listener pada tombol
b1.addActionListener(this);
b2.addActionListener(this);
//-------------------------------
c.add(b1);
c.add(b2);
//mengatur ukuran form
layar.setSize(250,150);
//menampilkan form
layar.setVisible(true);
}

public void actionPerformed(ActionEvent AE)
{
Object obj=AE.getSource();
if(obj==b1)
{
layar.setTitle("tombol 1 ditekan");
}
else if(obj==b2)
{
layar.setTitle("tombol 2 ditekan");
}
}

public static void main(String args[]){
new TombolAksi();
}
}

apabila skrip class TombolAksi diatas dicompile dan dijalankan maka akan muncul form action listener dengan dua tombol seperti gambar berikut.











ketika tombol 1 ditekan maka text pada form akan berubah menjadi "tombol 1 ditekan "










ketika tombol 1 ditekan maka text pada form akan berubah menjadi "tombol 2 ditekan "










skrip diatas bisa didownload di download box dalam folder skrip dengan nama TombolAksi.java

bersambung ....

Sunday, June 1, 2008

PENGANTAR JAVA

PENGANTAR JAVA
Java adalah bahasa pemrograman serbaguna. Java dapat digunakan untuk membuat suatu program sebagaimana Anda membuatnya dengan bahasa seperti Pascal atau C++. Yang lebih menarik, java juga mendukung sumber daya internet yang saat ini populer, yaitu World Wide Web atau yang sering disebut Web saja. Java juga mendukung aplikasi client/server, baik dalam jaringan lokal(LAN) maupun jaringan berskala luas(WAN).

Java dikembangkan oleh Sun Microsystems pada Agustus 1991, dengan nama semula Oak. Konon Oak adalah pohon semacam Jati yang terlihat dari jendela tempat pembuatnya, James Gosling, bekerja. Ada yang mengatakan bahwa oak adalah singkatan dari "Object Application Kernel", tetapi ada yang menyatakan hal itu mnucul setelah nama Oak diberikan pada januari 1995, karena nama Oaka dianggap kurang komersial, maka diganti menjadi Java.

Dalam sejumlah literatur disebutkan bahwa java merupakan hasil perpaduan sifat dair sejumlah bahasa, yaitu C, C++, Object-C, SmallTalk, dan Common LISP. Selain itu Java juga dilengkapi dengan unsur kemanan. yang tak kalah penting adalah bahwa Java menambahkan paradigma pemrograman yang sederhana. Jika Anda telah mengenal C atau C++, yang mengandalkan pointer dan Anda dapat merasakan keruwetannya, Java justru meninggalkannya sehingga anda akan memperoleh kemudahan saat menggunakannya.

Daftar Pustaka
Kadir Abdul, Dasar Pemrograman Java, Penerbit Andi, Yogyakarta,2005

ISTILAH-ISTILAH PADA JAVA

ISTILAH-ISTILAH PADA JAVA
Apakah Java?

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan ­platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer­­. Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.

Platform Independent
Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.

JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.

Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.

Library

Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.

OOP

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.

Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.

Java Virtual Machine (JVM)
JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform
dimana kompilasi kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh JVM. Aplikasi program Java diciptakan dengan file teks berekstensi .java. Program ini dikompilasi menghasilkan satu berkas bytecode berekstensi .class atau lebih.